Indang Dewata: Masalah Lingkungan Hidup dapat Dikurangi Melalui

INDONESIASATU.CO.ID:

PADANG - Dosen Unversitas Negeri Padang, yang juga Kepala Pusat Studi Kajian Lingkungan Hidup (Kapustud KLH) UNP Dr. Indang Dewata, M. Si  tampil sebagai pembicara kunci pada Seminar Edukasi Lingkungan Bagi Wartawan/ti dalam rangka Hari Pers Nasional, Kamis (11/1).

Indang Dewata diundang khusus untuk berbagi pandangan dan pengalaman perihal satu komunitas wartawan/ti yang punya perhatian untuk isu-isu lingkungan dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2018, medio Februari mendatang.

Seminar Edukasi Lingkungan merupakan agenda ajang pendidikan untuk membuka opini wartawan/ti agar peduli lingkungan bermaksud mengajak wartawan/ti untuk berpartisipasi dalam menjaga dan merawat lingkungan.  

Sebelumnya, saat menjabat Kepala Bapedalda Kota Padang itu telah membuktikan kiprahnya untuk kepedulian dengan memperingatkan pemimpin proyek pembangunan PLTU Teluk Sirih. Namun peringatan berupa surat resmi, karena evaluasi laporan pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan Bapedalda yang dipimpinnya  dikwatirkan
menimbulkan kematian massal terumbu karang di perairan Teluk Buo, Kota Padang.

Dalam paparanya, ia teringat pesan guru besar Prof. Emil Salim bahwa mengelola lingkungan itu mesti melibatkan pemerintah, masyarakat(pers/lsm dll) dan perguruan tinggi (PSLH) dengan "konsep alam takambang jadi guru" sehingga masalah lingkungan hidup dapat dikurangi melalui kontrol bersama berdasarkan konsep kesetaraan 

“Saya mendorong semua yang hadir di sini, hari ini, untuk menggabungkan usaha kolaboratif kita untuk memberikan kontribusi dan hasil yang signifikan bagi lingkungan hidup,” ujar Indang Dewata, yang juga pernah menjabat Kadisdik Kota Padang itu.

Seminar yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar melibatkan 50 wartawan/ti ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Partisipan kegiatan adalah kalangan wartawan media cetak dan media online terutama yang peduli lngkungan hidup. (Humas UNP)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita