Inyiak Candung Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Rektor UNP Minta Cak Imin Memperjuangkannya

WARTAKAMPUS.COM: PADANG - Rektor Universitas Negeri Padang, Prof Ganefri, PhD dan dua Wakil Rektor, Prof Syahrial Bakhtiar (WR4) dan Syahril, PhD (WR2) dan sekretaris senat, Prof Syufiarma Marsidin meminta Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar untuk pasang badan memperjuangkan Syeich Sulaiman Arrasuli lebih dikenal dengan sebutan Inyiak Canduang menjadi Pahlawan Nasional.

“Sudah kami usulkan ke Ketua Umum DPP PKB, Cak Imin agar Fraksi PKB di DPR-RI mengawal Inyiak Canduang menjadi Pahlawan Nasional,”ujar Rektor UNP Prof Ganefri Sekretaris Senat Prof Syufiarma Marsidin yang juga Alumni Tarbiyah Canduang, Selasa, 30 Januari 2018 di kediaman Cak Imin. Seperti diketahui, Inyiak Canduang yang kawan seperguruan KH Hasyim Azhari pendiri NU, salah satu pahlawan yang berjuang untuk mencerdaskan bangsa ini. Inyiak Canduang, pahlawan yang secara sadar terpanggil untuk berjuang membangun dan mengajak masayarakat bangsa untuk menjadi bangsa yang cerdas

“Apalagi beliau kawan seperguruan dengan KH Hasyim Azhari saat belajar Islam di Makkah dengan Imam Besar Masjidil Haram Makkah, Syeich Khatib Alminangkabawi, tentu kepada Bapak Muhaimin Iskandar kita berharap,"ujar Rektor UNP.

Sementara itu, Syufyarma Marsyidin, selaku penanggung jawab Yayasan MTI, menjelaskan bahwa kepatutan Inyiak Canduang menjadi pahlawan nasional didasari beberapa hal, yakni ia seorang ulama besar sekaligus seorang pendidik. Pemikirannya sebagai ulama juga telah menjadi referensi bagi banyak guru besar dari berbagai universitas di Indonesia.

Di dunia pendidikan, Inyiak Canduang juga mendirikan pesantren MTI dengan tujuan mencerdaskan bangsa Indonesia, memperbarui pemikiran anak bangsa lepas dari pikiran-pikiran feodal penjajah. Inyiak Canduang juga seorang politikus. Partai Perti menjadi peserta pemilihan umum pertama tahun 1955. Pada sidang pertama Konstituante di Bandung, Inyiak Canduang menjadi pimpinan sidang. (Humas UNP)

Berita Terbaru

Index Berita